Home » CPNS » PTUN Menangkan Gugatan CPNS KKR 2010

PTUN Menangkan Gugatan CPNS KKR 2010


HOT INFO !
Ujian CPNS 2014 akan dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Apakah Anda sudah mengenal bagaimana itu ujian CAT CPNS..?
Anda bisa mencoba Latihan Ujian CAT CPNS dengan program CAT di bawah ini.
Wajib dipelajari untuk persiapan ujian CPNS nanti.
Info lengkapnya silakan Klik Disini

INILAH.COM, Pontianak – Lebih dari 30-an perwakilan peserta CPNS Kabupaten Kubu Raya tahun 2010 sontak bersorak gembira usai mendengarkan Ketua Majelis Hakim PTUN Pontianak, R Basuki Santoso memutuskan gugatan mereka dikabulkan.

Dengan demikian, penetapan kelulusan atas 236 orang CPNS tahun 2010 dinyatakan berlaku dan sah dengan mencabut SK Bupati tentang pembatalan penetapan kelulusan tersebut. PTUN joke juga memerintahkan tergugat we dalam hal ini Bupati Kubu Raya musti mencabut atau membatalkan SK Nomor 810/0845/BKD.C/2010 tentang Persiapan Pelaksanaan Ujian Ulang Pengadaan CPNS Tahun 2012. Lantas dengan putusan tersebut apakah polemik CPNS Kubu Raya berakhir sampai disini. Meskipun dijalankan, bagaimana dengan para peserta tes ulang CPNS tahun 2012.

Amar putusan dengan Nomor 18/G/2012/ PTUN PTK tersebut dibacakan secara bergiliran oleh majelis hakim anggota yakni Gugum Surya Gumilar dan Hari Sunaryo. Yang juga dihadiri oleh Kabag Hukum Setda Pemkab Kubu Raya, Mustafa dan staf BKD mewakili Bupati Kubu Raya selaku tergugat I, Vera Aprilisa selaku kuasa hukum Tergugat II yakni BKN (Badan Kepegawaian Nasional) serta Subowo Joko Widodo mewakili Menteri PAN dan RB selaku tergugat III.

“Hakim juga memerintahkan agar tergugat we menindak lanjuti SK Bupati tahun 2010 sebagaimana mestinya. Kemudian tergugat II dan III harus mencabut obyek sengketa 2, 3, 4 dan 5 antara lain SK tentang tanggapan alokasi formasi CPNS tahun 2012 yang diterbitkan oleh MenPAN dan RB tertanggal 8 Agustus 2012 serta SK Nomor R/100/Mpan RB/06/2012 tertanggal 11 Juni 2012 prihal alokasi formasi penerimaan CPNS 2012,” kata Humas PTUN Pontianak, Hari Sunaryo kepada wartawan.

Dikatakan Hari memang terjadi kesalahan prosedur penerimaan CPNS 2010 dimana Pemkab Kubu Raya tidak berkoordinasi dengan Gubernur Kalbar, dan tidak melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi yang berakibat terjadi kesalahan pembuatan tata tertib dan Lembar Jawaban Kerja (LJK).

“Dimana dari 3.952 LJK ternyata 2.996 diantaranya tidak ditanda tangani peserta ujian. Sedangkan 965 LJK ditanda tangani peserta. Kemudian dari 236 peserta yang dinyatakan lulus terdapat 212 LJK yang tidak ditanda tangani namun hanya 24 saja yang ditanda tangani. Dan dari 24 tersebut 13 LJK diantaranya ditemukan adanya kemiripan tanda tangan. Sementara 52 LJK telah ditanda tangani sebelum tes CPNS 2010 dilaksanakan,” tuturnya.

Meskipun kesalahan itu menjadi dasar BKN maupun MenPAN membatalkan CPNS tahun 2010 namun majelis hakim menilai bahwa kesalahan itu tidak bisa dibebankan atau menjadi tanggung jawab masyarakat atau peserta CPNS. Sehingga yang bertanggung jawab dari kesalahan itu adalah pejabat negara yang bersangkutan.

“Jadi, kebijakan pejabat negara yang berakibat hukum tidak dapat dilimpahkan kepada masyarakat atau dalam hal ini peserta CPNS,” urainya.
Namun, jika ada indikasi kecurangan yang belum dapat diidentifikasi personifikasi dan spesifikasinya maka tidak dapat dijadikan dasar pembatalan putusan ini. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan MenPAN atau BKN termasuk masyarakat jika menemukan indikasi tindak pidana yang dilakukan oleh oknum peserta dapat membatalkannya.

Pun demikian, ditambahkan Hari lagi, para tergugat masih memiliki waktu 14 hari sejak putusan ini ditetapkan untuk menempuh jalur hukum lainnya yakni banding.
“Akan tetapi jika dalam 14 hari tidak ada maka putusan ini inkra atau sudah tetap dan bersifat final untuk dilaksanakan oleh para tergugat,” tegasnya.

Kuasa Hukum penguggat, AS Nazar menilai proses gugatan yang dilakukan para CPNS tahun 2010 ini pada dasarnya hanyalah untuk melakukan koreksi terhadap perbuatan yang dilakukan oleh pejabat tata usaha negara.

“Karena itu berdasarkan keputusan majelis hakim yang sifatnya korektif maka kami meminta kepada pihak-pihak terkait untuk menarik kembali surat-surat yang dikeluarkannya baik berkenaan dengan pembatalan tes CPNS 2010 maupun tes ulang 2012,” tegasnya.

Karena menurut dia sesuai dengan para penggugat dan esensi keputusan ini bahwa keputusan pejabat tidak boleh menimbulkan kerugian dalam hal ini masyarakat sehingga hak-hak ini yang akan diperjuangkan. M. Holil salah seorang peserta CPNS 2010 mengaku gembira mendengar keputusan majelis hakim. Namun, ia menghargai jika para tergugat menempuh jalur hukum banding. [ton]

Posted on : March 6th, 2013

Hot News ! : Pemerintah Indonesia akan melakukan penerimaan CPNS 2014 dari pelamar umum sebanyak 100.000 orang.

Bagi calon pelamar CPNS 2014 diharapkan melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi ujian CPNS 2014 nanti. Karena seperti tahun 2013 yang lalu yang terbukti sukses, penerimaan CPNS 2014 akan dilakukan dengan murni dan trasparan dimana sepenuhnya ditangani pemerintah pusat bekerjasama dengan konsorsium perguruan tinggi.

Jadi jika ingin lulus CPNS satu-satunya cara adalah dengan belajar dan melakukan persiapan mantap.

Apa sebaiknya persiapan yang dilakukan?

Untuk memudahkan anda mempelajari Soal-Soal CPNS dengan metode yang tepat, Anda bisa menggunakan Paket Latihan Soal CPNS 2014:

  1. Isi produk: Software + Materi Presentasi + ebook
  2. Kumpulan Soal CPNS beserta Jawabannya
  3. Prediksi Soal CPNS yang sering muncul
  4. Praktek Nyata Simulasi Ujian CPNS (Tes Sistem CAT)
  5. Dapat digunakan tanpa internet / offline
  6. Dapat digunakan pada Laptop, iPad dan Android
  7. Berlaku seumur hidup dan gratis update selamanya dan ditambah Ratusan Bonus Gratis materi pendukung belajar Soal CPNS.
Untuk mendapatkan Software ini Selengkapnya Baca Disini >>> atau Disini >>